Otomotif

KIRIM KONTRIBUSI
Pasang Iklan Murah

www.antaraberita.com

Pro Kontra

Bagaimana tampilan situs ini menurut anda?

Terimakasih atas kunjungannya, Kami minta waktu shobat sebentar untuk kasih penilaian, Apa shobat Suka Desain dan Warna situs ini?

Pro!
Kontra!

RahasiaWanita


Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan

Kisah Duka Wanita Yazidi Di Balik Jeruji Penjara ISIS


Bojonegoro Post ~ Tak sedikit kaum Yazidi yang disandera oleh kelompok yang menyebut diri mereka Islamic State of Iraq and Syria atau ISIS. Mereka yang berhasil lolos dan menyelamatkan diri pun mengidap trauma.

Seorang wanita yang disandera kelompok militan itu, menceritakan pengalaman pahitnya dari balik 'penjara ISIS'. Ia mengaku kondisinya yang dialaminya sangat menyedihkan.

Dalam wawancara telepon dengan BBC yang dikutip Jumat (10/10/2014), wanita Yazidi yang disekap di Erbil, kawasan Kurdi, Irak, itu mengatakan masa depan anak-anaknya suram akibat penculikan tersebut.

"Kami masih mengenakan baju yang kami pakai saat mereka menyandera. Saat musim dingin, menjadi semakin sulit (karena tak ada pakaian tambahan). Anak-anakku dulu seperti bidadari, namun mereka berubah total sekarang karena penculikan yang mereka alami," kata wanita itu melalui ponsel yang berhasil dia sembunyikan.

"Mereka tampak tidak seperti anak-anak lagi atau bahkan seperti manusia. Jatah makanan yang diberi untuk para tawanan terus berkurang," ujar wanita itu yang identitas dan lokasinya dirahasiakan.

Sekitar 1.500 orang disekap oleh ISIS dalam kondisi menyedihkan di desa-desa di propinsi Ninevah, menurut para aktivis Yazidi. Banyak di antaranya dilaporkan mengalami tanda-tanda dehidrasi, penyakit kulit, dan masalah kejiwaan setelah lebih dari dua bulan disekap.

Mereka diculik saat ISIS menyerang desa-desa dan kota Yazidi di kawasan itu. Mereka disandera di sekolah, penjara dan rumah-rumah.

"Kami menunggu bantuan selama hampir dua bulan namun tidak ada yang terjadi sejauh ini. Saya ingin mati untuk mengakhiri penderitaan," kata wanita itu.

Ia mengatakan anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun dibawa oleh anggota ISIS untuk berperang. "Kami tidak tahu apa yang terjadi dengan mereka. Anak-anak perempuan juga dibawa," sambung wanita itu.

Sementara ribuan warga Yazidi lain terjebak di pegunungan karena serangan ISIS.


Di mana masyarakat internasional?


Sebagian pengungsi Yazidi dapat memberitahu keluarga tentang keberadaan mereka melalui ponsel yang berhasil mereka sembunyikan.

"Pemerintah Amerika, Inggris dan Irak telah diberi tahu tentang keberadaan para tawanan, namun mereka tidak melakukan apapun," kata Nareen Shammo, seorang aktivis Yazidi yang dulu bekerja di stasiun TV Kurdi.

Ia keluar dari pekerjaan dan memusatkan diri untuk mengumpulkan informasi tentang warga Yazidi yang diculik. Sejauh ini, Nareen telah mengkontak 70 di antaranya.

Ia telah menyuarakan kelompok Yazidi kepada dunia luar. Nareen kerap berbicara secara rutin dengan sebagian kaum Yazidi yang diculik. Ia juga mendokumentasikan cerita mereka.

"Jumlah orang yang saya kontak semakin berkurang. Terkadang anggota ISIS yang menemukan mereka memiliki ponsel menyitanya. Sebagian anak perempuan yang aku kontak mengaku dijual dan dibawa keluar dari Irak ke Suriah, Arab Saudi, dan Pakistan," beber Nareen.

Nareen membantu membentuk kelompok Yazidi di seluruh dunia, sehingga nasib mereka tidak dilupakan. Dokumentasi yang dikumpulkan Nareen termasuk terkait dengan mereka yang diculik dan dibunuh.

Namun ia merasa frustasi atas apa yang ia gambarkan 'diamnya dunia melihat kekejaman yang dialami komunitasnya.'

Wanita Yazidi yang diwawancara BBC melalui telepon mengatakan, "Masih berharap (dibebaskan dari ISIS) namun sampai kapan? Di mana masyarakat internasional?" kata dia sambil menangis di telepon.

Sumber : liputan6.com

Tragedi Malam Pertama Suami Tembak Mati Istri


Bojonegoro Post ~ Vigo County - Malam pertama yang seharusnya menjadi malambahagia untuk pasangan yang baru menikah,Tapi ini sebaliknya malam pertama malah jadi malam mala petaka bagi pasangan suami istri di Amerika Serikat ini.Seorang dokter bernama George Sccot Samson Telah menembak mati seorang suster Kelly Ecker pasanganya saat malam pertama.Kemudian dia Bunuh diri

Kejadian tersebut terjadi di rumah pengantin baru,George dan Kelly di Terre Haute Vigo County Indiana,Amerika Serikat,ketika itu mereka baru saja mengelar resepsi pesta pernikahan.

"Peristiwa itu terjadi setelah beberapa jam mereka berdua mengikrarkan janji suci," Kata Deputi Kepala Kepolisian Vigo,Clark Cottom,seperti yang di lansir CNN Kamis (9/10/2014).

Clark Cottom Juga menjelaskan awalnya para tamu juga sudah di kejutkan pertengkaran George dan Kelly saat resepsi berlangsung,"I DO .I DO"(aku yang melakukan)!,begitu yang di dengar teman dan para tamu yang datang di pesta pernikahan mereka.

Mereka Berdua George dan Kelly diam saja tak berbicara satu sama lain setelah mengucapkan janji suci,jels Clark.

Melihat kericuhan itu, para tamu memilih untuk pulang, meninggalkan lokasi resepsi. Keributan pasangan George dan Kelly itu pun berlanjut. Pada akhirnya, polisi mendapat telepon dari rumah pasangan tersebut.

Sambungan telepon pertama berasal dari suara Kelly. Dia hanya memberikan alamat rumah. Panggilan telepon mendadak terputus.

Panggilan kedua, sekitar satu menit kemudian, yang juga dari Kelly. Dia mengatakan "Saya dipukul dia, dia pegang senjata, Scott Samson." Sambungan telepon kembali terputus.

Telepon kembali berdering di kantor kepolisian dari rumah si pengantin baru, dengan suara yang lebih genting. "Oh My God," kata Kelly. Kemudian disusul suara tembakan. "Duar!"

Polisi pun segera tiba di lokasi, dan menemukan Kelly sudah terkapar di kamar tidur. Pihak kerabat mengatakan Kelly ditembak beberapa kali oleh George. Sementara George melarikan diri. Polisi pun mengejarnya. Tapi pada akhirnya George ditemukan tewas dengan luka tembak. Ia dipastikan bunuh diri.

Saat ini, kepolisian setempat masih menyelidiki kasus pembunuhan tersebut, termasuk menelusuri penyebab pertengkaran suami istri yang baru menikah itu.

Seorang Perempuan Kurdi Serang ISIS Dengan Bom Bunuh Diri

Tank tentara Turki mengambil posisi di perbatasan Turki-Suriah dekat kota Suruc, provinsi Sanliurfa (REUTERS/Murad Sezer )

Bojonegoro Post  - Beirut - Seorang pejuang perempuan Kurdi melancarkan serangan bom bunuh diri kepada para ekstremis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di luar kota Kobane yang lai diperebutkan oleh ISIS dan Kurdi.

Observatorium Suriah untuk HAM mengatakan sang wanita meledakkan diri sendiri di sebuah posisi ISIS di sebelah timur kota ini, dengan menewaskan sejumlah ekstremis  ISIS yang mengelilingi Kobane dan berjuang menguasai kota itu.

"Operasi ini menyebabkan kematian namun tidak ada jumlah manusia yang terkonfirmasi," kata direktur observatorium HAM Rami Abdel Rahman seperti dikutip AFP.

Dia melaporkan ini adalah serangan bom bunuh diri pertama yang dilakukan seorang pejuang Kurdi dalam melancarkan serangan lewat bunuh diri kepada ISIS yang juga kerap mengadopsi taktik yang sama, demikian AFP.(antaranews)

Serangan Bom ISIS Tewaskan Sekitar 30 Pasukan Kurdi Suriah


Bojonegoro Post  - PEMBOMAN kembar yang dilakukan oleh pejuang ISIS menewaskan sedikitnya 30 pejuang Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) dan petugas keamanan pada hari Senin kemarin (6/10/2014) di kota timur laut Suriah Hasakeh, kata satu kelompok pemantau.

“Sedikitnya 30 anggota YPG dan Asayesh tewas ketika dua pembom bunuh diri ISIS meledakkan truk mereka di pintu masuk utara ke Hasakeh,” lapor direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia Rami Abdel Rahman kepada AFP.

Pembom ISIS menargetkan dua posisi YPG dan Asayesh termasuk sebuah kamp pelatihan di Hasakeh, ibukota provinsi berpenduduk mayoritas Kurdi.

Pengendalian kota itu sendiri dibagi antara pasukan Kurdi dan mereka yang setia kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Pemboman kembar Senin kemarin datang pada saat pejuang ISIS melakukan tekanan serta serangan di kota Kurdi Kobane di perbatasan dengan Turki.

ISIS sejak 16 September lalu telah berusaha menaklukkan kota, yang akan melengkapi kontrol mereka atas bentangan panjang perbatasan Suriah dengan Turki

Sumber : islampost.com

Gunung Sinabung Keluarkan Awan Panas


Bojonegoro Post ~ Gunung Sinabung kembali meletus sebanyak lima kali sejak Minggu (05/10) pagi hingga siang serta mengeluarkan guguran awan panas yang jangkauannya mencapai sekitar 5km.
Diperkirakan letusan dengan awan panas guguran masih berpotensi terjadi dalam hari-hari ke depan, demikian keterangan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, PVMBG.

"Masih sangat berpotensi akan terjadi lagi awan panas guguran, maka kami masih mengimbau masyarakat tidak memasuki (kawasan jangkauan) awan panasnya," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung dari PVMBG, Armen Putra kepada Wartawan Sebagaimana di kutib BBC Indonesia, Heyder Affan, Minggu (05/10) siang.
Menurutnya, sampai pukul 12.00 WIB sudah terjadi sebanyak lima kali letusan ditambah abu vulkanik setinggi 3.000 meter yang terlihat dengan jelas.


"Tapi, status gunung tidak ada peningkatan yaitu tetap level tiga atau siaga," kata Armen.
Keterangan resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB, menyebutkan, letusan pertama terjadi pukul 01.46 WIB, Minggu (05/10) dini hari.
Letusan pertama ini disusul adanya awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 4.500 meter ke arah selatan, demikian keterangan tertulis BNPB.
"Adapun abu vulkanisnya setinggi 2.000 meter dan lama erupsi 263 detik," kata juru bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.
Meletus beberapa kali
Sekitar lima jam kemudian, Gunung Sinabung meletus kembali untuk kedua kalinya disertai awan panas guguran. Hal seperti ini terulang kembali pukul 07.36 WIB, 07.53 WIB serta sekali lagi beberapa jam kemudian.


Sebelum meletus pada 29 Agustus 2010 lalu, gunung Sinabung dikenal tidak aktif selama 400 tahun.
Semenjak letusan akhir Agustus 2010 itu, gunung ini meletus beberapa kali, termasuk salah-satu letusan terbesar pada awal September 2010. Sejauh ini tercatat 17 orang tewas akibat dampak letusannya.
Data BNPB menyebutkan, di awal letusan Gunung Sibanung, pemerintah harus mengungsikan sekitar 20.000 penduduk yang tinggal di sekitar Gunung Sinabung di Kabupaten Karo dan Langkat Sumatera Utara.
Sejumlah laporan menyebutkan, saat ini pengungsi yang bertahan di lokasi pengungsian tersisa sekitar 1.500 orang, sementara lainnya memilih mengungsi ke tempat lainnnya yang dianggap aman.

Banyak Warga Yang Lupa Akan Peristiwa G 30 S/PKI

Bojonegoro Post ~ Surabaya - Banyak di antara warga Kota Surabaya melupakan peristiwa pemberontakan G 30 S/PKI yang terjadi pada 30 September 1965 dengan tidak banyak yang mengibarkan bendera setengah tiang.

"Saya lupa kalau sekarang memasang bendera setengah tiang untuk peristiwa G 30 S/PKI. Bukan saya sendiri yang lupa, juga tetangga lainnya," kata warga Bubutan Surabaya Suparman.seperti di kutip antarajatim.com

Sementara itu, dari pantauan banyak tempat yang tidak mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang, baik di perkantoran, mal maupun perkampungan. Seperti di Jl. Embong Malang, yang mengibarkan bendera setengah tiang paling banyak hanya tiga.

Demikian juga dengan kawasan Bubutan sebagai salah satu sentra bisnis di Surabaya juga sulit menemukan bendera setengah tiang. Kondisi yang sama terjadi pada setiap sudut perkampungan.
Hanya beberapa gelintir orang yang memasang bendera setengah tiang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) Kota Surabaya Sumarno menegaskan Pemkot Surabaya telah membuat surat pemberitahuan pada masyarakat agar mengibarkan bendera setengah tiang pada 30 September dan dilanjutkan pada 1 Oktober sebagai hari Kesaktian Pancasila dengan mengibarkan bendera penuh satu tiang.

"Kami sudah sampaikan kepada masyarakat soal ini. Jika memang sedikit yang memasang bendera setengah tiang, ini karena masyarakat sudah lupa. Mungkin karena kesibukannya sehari-hari," katanya.

Menurut dia, peringatan G 30 S/PKI tidak seperti pada Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus dan Hari Pahlawan 10 Nopember masyarakat akan beramai-ramai mengibarkan bendera.

Padahal, lanjut dia, peristiwa G 30 S/PKI merupakan tragedi nasional dengan terbunuhnya tujuh putra terbaik Indonesia oleh PKI sehingga bangsa Indonesia tidak boleh melupakan.

"Kami akan terus mengingatkan masyarakat untuk memasang bendera setengah tiang dan dilanjutkan mengibarkan bendera satu tiang penuh esoknya. Kami berharap Rabu besok (1/10) masyarakat mengibarkan bendera penuh," katanya.

Tiga Bayi Kembar Lahir Selamat di Ponorogo

Bojonegoro Post ~ Ponorogo  - Seorang ibu muda melahirkan tiga bayi kembar, masing-masing berjenis laki-laki dan dua perempuan, dengan selamat melalui sebuah operasi "caesar" di Rumah Sakit Muhammadyah, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (29/9) dini hari.

"Memang telah dilakukan persalinan bayi kembar tiga dalam kondisi sehat, hanya saja berat badannya kurang. Berat bayi masing-masing dua kilogram melalui operasi caesar," kata Katmiatin, Kepala Ruang Anak RS Muhammadiyah, Ponorogo, Selasa.

Ia menjelaskan, prosesi persalinan dari sang ibu yang diketahui bernama Rahma Fitria (31), berlangsung selama kurang lebih dua jam.

Istri Suyanto (36), warga Desa Tanjung rejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun itu masuk RS Muhammadyah sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah melalui proses observasi oleh tim medis, dokter memutuskan untuk melakukan operasi caesar.

Menurut Katmiati, kondisi ibu bayi tidak memungkinkan untuk melakukan proses kelahiran secara normal, sehingga harus dilakukan operasi caesar.

Berhasil, bayi pertama lahir dengan jenis kelamin laki-laki pada Senin, pukul 00.15 WIB, sedangkan yang kedua dan ketiga berjenis kelamin perempuan yang masing-masing lahir pada pukul 00.20 WIB dan 00.25 WIB.

"Bayi itu harus selamat dan baik, jadi kami ekstra waspada supaya bayinya tetap selamat," jelasnya.

Ketiga bayi kembar sempat mendapat perawatan intensif di ruang Perinatologi, RS Muhammadyah.

Namun karena kondisi dan berat badan ketiga bayi kembar sudah cukup baik, pihak rumah sakit mengizinkan keluarga membawanya pulang beserta ibu bayi.

"Sudah tiga hari bayi kembar tiga tersebut dirawat dan pada hari ini sudah kami izinkan pulang mengingat kata dokter kondisi sudah sangat baik," kata Katmiatin.
 Sumber :(Antara Jatim)

Warga Kota Madiun Doa Bersama Kenang Korban PKI

Bojonegoro Post ~ Madiun (Antara Jatim) - Sejumlah warga Kabupaten Madiun dan perwakilan pemerintah daerah setempat, Selasa, menggelar doa bersama di Monumen Kresek, Desa Kresek, Kabupaten Madiun, Jatim, untuk mengenang korban pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang mengancam NKRI.

"Doa bersama tersebut untuk mendoakan arwah para korban pemberontakan PKI yang pernah berkuasa di wilayah Madiun pada tahun 1948. Para korban tersebut dikubur di dalam sumur di Desa Kresek, Kecamatan Wungu," ujar Tokoh masyarakat desa setempat, Arjo Tohir, kepada wartawan.

Doa bersama tersebut juga sebagai bentuk ucapan syukur karena ideologi Pancasila masih bertahan dan dianut oleh Bangsa Indonesia hingga saat ini.

Selain menggelar doa bersama, para warga Kabupaten Madiun juga mengibarkan bendera merah-putih setengah tiang, sebagai simbol berkabung atas peristiwa tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Madiun, Agus Budi Wahyono yang mewakili Pemkab Madiun mengatakan, doa bersama tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober.

"Untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila, telah dilakukan sejumlah kegiatan. Di antaranya doa bersama untuk mengenang para korban PKI dan upacara bendera di Monumen Kresek tepat pada hari Kesatian Pancasila," ujar Agus Budi Wahyono.

Menurut dia, dengan doa bersama dan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut, akan mengingatkan kepada seluruh warga negara akan pentingnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Diharapkan, masyarakat Indonesia terutama generasi muda tetap mewaspadai paham komunis yang dapat mengancam keutuhan NKRI," tambah Agus.

Sementara, upacara peringatan Kesaktian Pancasila untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan NKRI dari idelogi komunis akan digelar di monumen setempat pada Rabu (1/10). Setiap tahun, Monumen Kresek selalu dipilih oleh pemerintah kabupaten setempat sebagai tempat untuk memperingatinya karena nilai sejarahnya.

Di lokasi tersebut terdapat peninggalan sejarah, yakni bekas sumur yang digunakan untuk membuang jasad para korban keganasan PKI Madiun. Di sumur tersebut saat ini telah dibangun monumen sebagai peringatan.

Kisah Keluarga Miskin Lahiran Bayi Tanpa Anus

Bojonegoro Post ~ Sumenep  - Bayi laki-laki, usia 5 hari anak kelima pasangan suami istri (pasutri) Mani (40), dan Muksan (50), warga Dusun Bates Timur, Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, lahir tanpa anus.

Pasutri yang sehari-harinya hanya bekerja sebagai buruh tani, awalnya tidak menyangka jika anaknya lahir dalam kondisi tanpa anus. Hanya saja, Mani, ibu bayi itu mengaku heran karena anaknya yang belum diberi nama itu, sering menangis dan muntah-muntah.

"Berhari-hari anak saya tidak bisa buang air besar. Ternyata dia tidak punya anus. Makanya perutnya kembung. Dia selalu menangis menjerit-jerit. Saya benar-benar tidak tega," tuturnya, Rabu (01/10/14).

Sementara Muksan, ayah bayi tersebut menceritakan, anak kelimanya itu sudah pernah dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Oleh pihak rumah sakit, bayinya disarankan dibawa ke Surabaya untuk menjalani operasi pembuatan lubang anus. Namun ia mengaku tidak bisa berbuat banyak, karena tidak ada biaya.

"Jangankan untuk biaya operasi. Untuk makan sehari-hari saja jauh dari kata cukup. Saya ini kan cuma buruh tani. Jadi darimana saya dapat uang untuk operasi anak saya?" ujarnya sambil menunduk.

Ia hanya berharap ada uluran tangan dari pihak-pihak yang peduli terhadap nasib anak kelimanya. "Semoga saja ada yang bisa meringankan beban saya, membantu untuk biaya operasi anak saya," harapnya

Sumber :(beritajatim.com)

Wanita Asal Cilacap Terjebak Selama 30 Hari Di Bandara Makau


Bojonegoro Post ~ Seorang wanita Indonesia bernama Surwani sudah tinggal selama 30 hari di Bandara Internasional Makau, Hong Kong, setelah ditolak masuk ke negara itu. Namun, ia juga tidak kembali ke tanah air karena wanita asal Cilacap itu menolak untuk pulang.

"Kami telah menerima pemberitahuan dari pihak Imigrasi Makau. Mereka meminta kami untuk membantu pihak Makau untuk menangani situasi ini. Kami akan mengirimkan petugas untuk bertemu dengannya Jumat (2 Mei 2014)," kata Wakil Konsul Indonesia untuk Hong Kong, Sam Aryadi, seperti dilaporkan Macau Daily, Rabu, 30 Apri 2014.

Aryadi juga membenarkan bahwa Suwarni memang menginap di bandara. Ia juga menjelaskan bahwa wanita itu ditolak masuk ke Macau, tapi belum jelas alasannya. "Kami belum yakin (alasannya). Kami akan mengumpulkan semua informasi setelah pertemuan itu," kata Aryadi.

Menurut Depattemen Layanan Imigrasi PSP, WNI tidak memerlukan visa untuk berkunjung ke Makau dan tinggal selamam 30 hari di sana. Sementara seorang sumber mengakatan pada Times, Suwarni ditolak ke Makau karena tidak memiliki finansial yang cukup. Namun, argumen itu dibantah oleh petugas Imigrasi Makau. "WNI yang memiliki paspor yang sesuai dapat memasuki Makau sesuai ketentuan yang berlaku. Bahkan, tanpa perlu melampirkan kondisi keuangan mereka," kata petugas itu.

Selama tinggal di bandara, Suwarni diberikan sebuah kamar di terminal kedatangan internasional. Bahkan, biaya hidupnya ditanggung oleh pihak Bandara Makau setiap harinya.

Sementara, sumber lain mengatakan, Suwarni bersikeras tidak mau balik ke Indonesia. Jadi, pihak Bandara Makau membiarkannya jadi tukang menyiram tanaman.

Sementara itu, kasus ini telah ditangani oleh pihak Imigrasi Makau, tapi mereka malah mengatakan telah dioper di pihak Bandara Makau. Namun, saat dimintai kejelasan, pihak bandara tidak mau memberikan konfirmasi apapun.

Tim Prabowo-Hatta Akan Melaporkan Kerusuhan Demonstrasi Gugatan Pilpres


Bojonegoro Post ~ Bentrok antara pendukung Prabowo-Hatta dengan polisi pecah saat sidang putusan MK (Mahkamah Konstitusi) terkait gugatan Pilpres digelar, Kamis (21/08/2014). Kuasa hukum Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Habiburrahman, berencana melaporkan kerusuhan di bundaran patung kuda, Jakarta Pusat tersebut ke Divisi Profesi dan Pengamanan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia.

Menurut Habiburrahman, kepolisian harus menindak anggotanya yang melakukan kekerasan kepada beberapa pendemo.

“Terjadi penembakan dengan peluru,” kata Habiburrahman di Mabes Polri pada Senin (25/08/2014). Dia mengklaim memiliki foto kejadian tersebut. Menurut dia, ada peluru yang mengenai orang sehingga pipinya bolong dan terkena pelipis. “Saya ketemu langsung dengan korban tersebut,” katanya seperti dikutip Tempo.

Seperti diberitakan, demonstrasi para pendukung Prabowo-Hatta terjadi pada Kamis, 21 Agustus 2014. Ribuan pendukung memenuhi sekitar bundaran patung kuda dan bundaran Hotel Indonesia untuk mengawal sidang putusan pemilihan presiden oleh Mahkamah Konstitusi. (Baca: Bentrok pendukung Prabowo-Hatta dengan polisi, ini kronologinya)

Menurut Habiburrahman, mereka akan bekerja sama dengan Komnas Hak Asasi Manusia untuk menginvestigasi kerusuhan ini. Saat ini Habiburrahman masih mengumpulkan data korban di beberapa rumah sakit di Jakarta sehingga dirinya belum memastikan kapan akan melapor.

Menurut juru bicara Mabes Polri, Inspektur Jenderal Ronny Franky Sompie, tindakan yang dilakukan polisi kepada massa sudah sesuai aturan. Menurut Ronny, demonstrasi juga mengakibatkan dua perwira polisi mengalami luka pada bagian punggung akibat ditabrak mobil salah satu pendukung. “Tindakan memang harus diambil oleh polisi kepada situasi massa yang cenderung mengarah pada brutal dan anarkisme,” kata Ronny, Jumat pekan lalu.

Perempuan Ini Nekat Bikin Film Porno Di Rumah Ibadah

Aksi Itu Mengundang Kecaman Banyak Orang (foto Ilustrasi)

Bojonegoro Post ~ Entah apa yang membuat wanita ini nekat melakukan perbuatan gila dengan membuat film porno di sebuah tempat ibadah Austria. Aksi itu sontak mengundang kecaman banyak orang. Dengan waktu singkat polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku.

Dalam waktu singkat polisi menangkap pelaku. Kata polisi, perempuan warga Polandia itu sudah pernah membuat beberapa film sejenis.

Perbuatan bejat itu terungkap setelah film yang dibuat pelaku beredar di kalangan warga Austria. Salah satu warga yang mengaku mengenali tempat si perempuan merekam aksinya langsung melapor kepada pengelola rumah ibadah.

Dari situlah polisi melakukan penyelidikan. Tak lama kemudian ada laki-laki lain yang mengaku mengenali identitas pelaku. Polisi akhirnya menangkap si perempuan yang belakangan diketahui berusia 24 tahun tersebut.

Menurut laporan Mirror.co.uk, Sabtu 9 Agustus 2014, pelaku ditangkap atas tuduhan mencederai perasaan religius dan menodai tempat ibadah. Kata polisi, si perempuan yang ternyata warga Polandia itu sudah pernah membuat beberapa film sejenis.

Ketika diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya. Namun, dia tidak menjelaskan secara detail apa alasannya. Polisi masih melakukan penyelidikan apakah perbuatan ini dilakukan seorang diri atau ada pihak lain yang terlibat.

Aksi Dua Wanita Berkerudung Yang Memamerkan Adegan Berciuman


Bojonegoro Post ~ Tak pantas di pandang mata,Aksi dua wanita berkerudung yang memamerkan adegan berciuman,Dunia dan akhir zaman saja yang bisa Bojonegoro Post katakan,Dan makin lama makin berani Ulah dan tingkah Generasi bangsa kita memamerkan foto-foto yang tidak pantas di media Online,Sungguh tak pantas di pandang mata dan sungguh tak pantas untuk di tiru,

Kabel USB Renggut Nyawa Seorang Wanita


Bojonegoro Post ~ Kecelakaan yang diakibatkan oleh keteledoran dalam menggunakan peranti elektronik makin sering terjadi. Kali ini, korbannya adalah seorang wanita Australia yang tewas tersengat listrik saat menghubungkan charger USB.

Diberitakan oleh The Register pada Jumat (27/6/2014), wanita yang menjadi korban tersebut ditemukan tewas di kamarnya dengan dugaan karena penggunaan kabel charger USB yang tidak memenuhi standar.

Pemerintah Australia sendiri sebenarnya telah menetapkan standar keamanan sebuah charger dengan memberinya label sertifikasi. Sementara perkakas dan aksesoris yang tidak memiliki sertifikasi biasanya dijual murah di Australia.

Fair Trading Agency (agensi Australia yang mengatur perdagangan) juga telah menerbitkan himbauan agar warga Australia menggunakan charger, adaptor listrik, dan soket listrik yang telah memenuhi standar.

Imbauan tersebut muncul setelah kasus ditemukannya seorang wanita muda yang tewas saat mengenakan headphone dan memeluk laptopnya, dengan luka bakar di telinga dan dada, pada April 2014.

Selain menyarankan untuk menggunakan perkakas listrik yang memiliki sertifikasi standar, pemerintah Australia juga mengimbau agar tidak menggunakan alat elektronik saat sedang diisi ulang dayanya.

"Untuk alasan keselamatan, konsumen diminta untuk tidak menggunakan perangkat mereka saat terhubung mengisi ulang daya baterainya," ujar Rod Stowe, seorang pejabat di Fair Trading Commision di New South Wales, Australia.

Aksesoris listrik murah memang banyak diminati, karena lebih terjangkau. Namun dalam memilih aksesoris tersebut, hendaknya kita juga memikirkan faktor keselamatan.

 ( www.tribunnews.com )
 

Video Clip